Simak 18 kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah diatas dibuat dengan Mudah

Pada artikel ini kami akan menjelaskan kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah diatas dibuat Kamu bisa cek penjelasan lengkap dari kami. Karena kebetulan kami pernah mengalaminya dan ingin sharing di artikel ini.

Gajah Mada Bergelut dalam Takhta dan Angkara

Cerita macam itu berkembang ke arah salah kaprah. Entah siapakah yang bercerita, kabut tebal itu memang disengaja oleh para dewa di kayangan agar wajah cantik para bidadari yang turun dari kayangan melalui pelangi jangan sampai dipergoki manusia. Para bidadari itu turun untuk memberikan penghormatan kepada satu-satunya wanita di dunia yang terpilih sebagai sang Ardhanareswari, yang berarti wanita utama yang menurunkan raja-raja besar di tanah Jawa ini. Maklum sebagai sang Ardhanareswari, Ken Dedes adalah titisan dari Pradnya Paramita, dewi ilmu pengetahuan. Apa benar kabut tebal itu turun karena para bidadari turun dari langit? Gajah Mada tidak bisa menyembunyikan senyumnya dari kenangan kakek tua, yang menuturkan cerita itu dan mengaku memergoki para bidadari itu, lalu mengambil salah seorang di antara mereka menjadi istrinya. Gajah Mada ingat, anak kakek tua itu perempuan semua dan jelek semua, sama sekali tidak ada penanda titisan bidadari.

“Mirip cerita Jaka Tarub saja,” gumam Gajah Mada sekali lagi untuk diri sendiri. “Lagi pula, setahuku tidak pernah ada pelangi di malam hari. Pelangi itu munculnya selalu siang dan ketika sedang turun hujan.”

Lebih jauh soal kabut tebal pula, konon ketika Calon Arang, si perempuan penyihir dari Ghirah marah dan menebar tenung, kabut amat tebal membawa penyakit turun tak hanya di wilayah tertentu. Namun, merata di seluruh negara, menyebabkan Prabu Airlangga dan Patih Narottama kebingungan dan terpaksa minta bantuan kepada Empu Barada untuk meredam sepak terjang wanita menakutkan itu. Empu Barada benar-benar sakti. Empu itu menebas pelepah daun keluvih yang melayang terbang ketika dibacakan japa mantra. Beralaskan pelepah daun itulah Empu Barada terbang rnembubung ke langit dan memperhatikan seberapa luas kabut pembawa tenung dan penyakit. Empu Barada melihat, ampak.ampak pedhut itu memang sangat luas dan menelan luas negara dari ujung ke ujung. Untunglah cahaya Hyang Bagaskara yang datang di pagi harinya mampu mengusir kabut itu menjauh tanpa tersisa jejaknya sedikit pun.

“Hanya sebuah dongeng,” gumam Gajah Mada untuk diri sendiri. Kabut tebal itu memang mengurangi jarak pandang dan mengganggu siapa pun untuk mengetahui keadaan di sekitarnya. Ketika sebelumnya siapa pun tak sempat memikirkan, itulah saatnya siapa pun mendadak merasakan bagaimana menjadi orang buta yang tidak bisa melihat apa-apa. Pada wilayah yang kabutnya benar-benar tebal, untuk mengenali benda-benda di sekitarnya harus dengan meraba-raba.

Akan tetapi, tidak demikian dengan anjing yang menggonggong sahut-sahutan ramai sekali. Apa yang dilakukan anjing itu laporannya akhirnya sampai ketelinga Gajah Mada. Gajah Enggon yang meminta izin untuk bertemu segera melepas warastra, sanderan dengan ciri-ciri khusus yang dibalas Gajah Mada dengan anak panah yang sama melalui isyarat khusus pula. Dari jawaban anak panah itu Gajah Enggon dan Gagak Bongol mengetahui di mana Gajah Mada berada. Gagak Bongol dan Enggon segera melaporkan temuannya.

“Ditemukan mayat lagi, Kakang Gajah,” Gajah Enggon melaporkan. Gajah Mada memandangi wajah samar-samar di depannya. “Mayat siapa?”

“Prajurit bernama Klabang Gendis mati dengan anak panah menancap tepat di tenggorokannya. Tak ada jejak perkelahian apa pun, sasaran menjadi korban tanpa menyadari arah bidikan anak panah tertuju kepadanya.”

Gajah Mada merasa tak nyaman memperoleh Iaporan itu. Orang yang mampu melepas anak panah dengan sasaran sulit pastilah orang yang sangat menguasai sifat gendewa dan anak panahnya. Orang yang mampu melakukan hal khusus macam itu amat terbatas dan umumnya ada di barisan pasukan Bhayangkara. Adakah prajurit Bhayangkara yang terlibat?

“Dan kami temukan mayat kedua,” Gagak Bongol menambahkan.

“Pelaku pembunuhan menggunakan anak panah itu mati dipatuk ular.

Mayatnya dicabik-cabik beberapa ekor anjing. Pembunuh yang terbunuh ini, menyisakan jejak rasa kecewa di hati kita, Kakang. Aku tahu, Kakang Gajah pasti kecewa mengetahui siapa dia?”

Gajah Mada menengadah memandang langit. Namun, tak ada apa pun yang tampak kecuali warna pedhut yang makin menghitam legam.

“Bhayangkara?”

“Ya, jawab Gagak Bongol. “Siapa?” lanjut Gajah Mada.

Gagak Bongol dan Senopati Gajah Enggon tidak segera menjawab dan memberikan kesempatan kepada Patih Daha Gajah Mada untuk menemukan sendiri Jawabnya. Nama pembunuh yang mati dipatuk ular itu tentu berada di barisan yang tersisa dari nama-nama prajurit Bhayangkara yang pernah dipimpinnya. Nama-nama itu adalah Bhayangkara Lembu Pulung, Panjang Sumplit, Kartika Sinumping, Jayabaya, Pradhabasu, Lembang Laut, Riung Samudra, Gajah Geneng, Gajah Enggon, Macan Liwung, dan Gagak Bongol. Panji Saprang yang berkhianat dan menjadi kaki tangan Rakrian Kuti mati dibunuh Gajah Mada di terowongan bawah tanah ketika pontang-panting menyelamatkan Sri Jayanegara. Bhayangkara Risang Panjer Lawang gugur di Mojoagung dibunuh dengan cara licik oleh pengkhianat kaki tangan Ra Kuti. Selanjutnya, Mahisa Kingkin terbunuh oleh Gagak Rongol sebagai korban fitnah di Hangawiyat. Terakhir, Singa Parepen atau Bango Lumayang yang berkhianat mati dibunuhnya di Bedander ketika kamanungsan sebagai pengkhianat.

(Sumber: Gajah Mada Bergelut dalam Kemelut Takhta dan Angkara karya Langit Kresna Hariadi, halaman 109-111)

Top 18 kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah diatas dibuat menjelaskan Nha Xinh

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 42, Novel Sejarah Gajah Mada Bergelut dalam Takhta

  • Penulis: ayoindonesia.com
  • Tanggal Terbit: 11/13/2022
  • Ulasan: 4.81 (868 vote)
  • Ringkasan: 1. Kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah di atas dibuat? Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 42: Halaman:.

Jawaban Soal – PDFCOFFEE.COM

  • Penulis: pdfcoffee.com
  • Tanggal Terbit: 03/13/2022
  • Ulasan: 4.52 (244 vote)
  • Ringkasan: Soal Halaman 42 1. Latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah tersebut dibuat adalah pada masa pemerintahan Raja Majapahit pertama, yaitu Raden Wijaya atau …

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Halaman 42, Gajah Mada Bergelut dalam Takhta dan Angkara

  • Penulis: ringtimesbanyuwangi.pikiran-rakyat.com
  • Tanggal Terbit: 06/21/2022
  • Ulasan: 4.31 (298 vote)
  • Ringkasan: Latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah di atas adalah pada masa majapahit. 2. Dimanakah latar dalam kutipan novel sejarah tersebut …

kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah gajah mada bergelut dalam tahta dan angkara

  • Penulis: rumahsoal.my.id
  • Tanggal Terbit: 03/11/2022
  • Ulasan: 4.11 (428 vote)
  • Ringkasan: Latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah “Gajah Mada Bergelut dalam Takhta dan Angkara” dibuat pada masa Kerajaan Majapahit selepas …

Kunci Jawaban dan Pembahasan Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 42 Gajah Mada Bergelut dalam Takhta dan Angkara

  • Penulis: rimbanews.com
  • Tanggal Terbit: 06/20/2022
  • Ulasan: 3.96 (551 vote)
  • Ringkasan: Pembahasan: latar waktu novel Gajah Mada Bergelut dalam Takhta dan Angkara adalah pada tahun 1321 atau pada masa pemerintahan Kerajaan …

Kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah tersebut dibuat

  • Penulis: yangapa.com
  • Tanggal Terbit: 09/23/2022
  • Ulasan: 3.75 (426 vote)
  • Ringkasan: 1. Kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah tersebut dibuat? … Jawaban: 1. Latar waktu cerita terjadi pada tahun 1321. atau pada masa majapahit.

Naijjah Jamaida Bahasa Indonesia.docx – Nama – Course Hero

  • Penulis: coursehero.com
  • Tanggal Terbit: 07/18/2022
  • Ulasan: 3.58 (307 vote)
  • Ringkasan: Daha adalah namakerajaan.2.Latar tempat dalam kutipan novel sejarah “Gajah Mada Bergelut dalam Takhta danAngkara” adalah di Kerajaan Majapahit.

Menikmati Cerita Sejarah – Ringkasan Materi

Menikmati Cerita Sejarah - Ringkasan Materi
  • Penulis: ringkasanku.com
  • Tanggal Terbit: 12/24/2022
  • Ulasan: 3.26 (419 vote)
  • Ringkasan: Untuk mengukur kemampuan mendengarkan, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini. 1. Kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah tersebut dibuat? 2 …
  • Hasil pencarian yang cocok: Teks eksplanasi yaitu teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya sesuatu atau terbentuknya suatu fenomena alam atau social. Teks explanasi disusun dengan struktur yang terdiri atas bagian-bagian yang memperlihatkan pernyataan umum (pembukaan), …

1. Kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah tersebut dibuat? 2. Di manakah latar dalam kutipan novel sejarah tersebut dibuat?3. Peristiwa apa saja yang dikisahkan?4 Siapa saja tokoh yang terlibat dalam penceritaan?5. Di bagian apa sajakah yang menandakan bahwa novel tersebut tergolongke dalam novel sejarah?tolong yg bisa jawab terimakasih​

  • Penulis: ekonomipedi.com
  • Tanggal Terbit: 10/27/2022
  • Ulasan: 3.13 (388 vote)
  • Ringkasan: Latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah tersebut dibuat adalah pada masa pemerintahan Raja Majapahit pertama, yaitu Raden Wijaya atau Kertarajasa …

Kunci Jawaban Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA MA Gajah Mada Bergelut dalam Tahta dan Angkara

  • Penulis: fokuskudus.com
  • Tanggal Terbit: 08/19/2022
  • Ulasan: 2.96 (87 vote)
  • Ringkasan: Sejarah dengan judul Gajah Mada Bergelut dalam Takhta Angkara dikutip … 1. Kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel di atas dibuat?

Page 48 – Buku Paket Kelas 12 Bahasa Indonesia – Flipbuilder

  • Penulis: online.flipbuilder.com
  • Tanggal Terbit: 03/10/2022
  • Ulasan: 2.69 (67 vote)
  • Ringkasan: (Sumber: Gajah Mada Bergelut dalam Kemelut Takhta dan Angkara karya Langit … Kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah di atas dibuat? 2.

Kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah di atas dibuat?

  • Penulis: laguasyik.com
  • Tanggal Terbit: 09/13/2022
  • Ulasan: 2.68 (84 vote)
  • Ringkasan: Latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah “Gajah Mada Bergelut dalam Takhta dan Angkara” dibuat pada masa Kerajaan Majapahit selepas …
  • Hasil pencarian yang cocok: Gajah Mada merasa tak nyaman memperoleh laporan itu. Orang yang mampu melepas anak panah dengan sasaran sulit pastilah orang yang sangat menguasai sifat gendewa dan anak panahnya. Orang yang mampu melakukan hal khusus macam itu amat terbatas dan …

Jawaban Buku Paket Bhs. Indonesia Kelas 12 Hal. 42

  • Penulis: blog.gurulesprivat.net
  • Tanggal Terbit: 05/09/2022
  • Ulasan: 2.64 (142 vote)
  • Ringkasan: 1. Kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah di atas dibuat? Jawaban: Latar waktu novel Gajah Mada Bergelut dalam Takhta dan …

Kapan latar waktu cerita gadis kretek?

  • Penulis: jawabanapapun.com
  • Tanggal Terbit: 03/23/2022
  • Ulasan: 2.59 (74 vote)
  • Ringkasan: Latar waktu peristiwa cerita novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala terjadi pada masa sebelum kemerdekaan sampai pada pasca peristiwa G 30 S PKI.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Tugas Halaman 40, Tentang Menentukan Hal Teks Novel Sejarah Gajah Mada

  • Penulis: fokusmuria.co.id
  • Tanggal Terbit: 10/12/2022
  • Ulasan: 2.32 (71 vote)
  • Ringkasan: Kunci jawaban dibuat Bertujuan Supaya siswa bisa terbantu dalam … Kapankah latar waktu cerita dalam kutipan novel sejarah di atas dibuat?

Kapan Latar Waktu Cerita dalam Kutipan Novel Gajah Mada Bergelut dalam Takhta & Angkara Dibuat? Ini Jawabannya

  • Penulis: klaten.pikiran-rakyat.com
  • Tanggal Terbit: 06/27/2022
  • Ulasan: 2.25 (53 vote)
  • Ringkasan: Latar waktu cerita kutipan novel sejarah Gajah Mada Bergelut dalam Takhta dan Angkara yaitu pada tahun 1321 atau pada masa pemerintahan Kerajaan …

Kapankah Latar Waktu Cerita Dalam Kutipan Novel Sejarah Diatas Dibuat

  • Penulis: wakelet.com
  • Tanggal Terbit: 03/10/2022
  • Ulasan: 2.22 (105 vote)
  • Ringkasan: Kapankah Latar Waktu Cerita Dalam Kutipan Novel Sejarah Diatas Dibuat. Product. About · Features · Apps · Browser Extension. Support.

B.indo 39-42 | PDF – Scribd

  • Penulis: id.scribd.com
  • Tanggal Terbit: 04/30/2022
  • Ulasan: 2.16 (166 vote)
  • Ringkasan: Nama : Bryllyant Rezza R. · 1. Kapankah latar waktu dalam kutipan novel sejarah tersebut dibuat? · 1. Pada masa pemerintahan raden wijaya atau kertarajasa …